Desa Bungin Campang Lakukan Giat MMD

  • Whatsapp
iklan

radarokuraya.com, OKU Selatan – Musyawarah masyarakat desa (MMD) Bungin Campang kecamatan Simpang Kabupaten OKU Selatan melakukan giat di balai desa guna membahas masalah yang ada di desa termasuk masalah kesehatan masyarakat Desa Bungin Campang.

Yang hadir pada kegiatan musyawarah masyarakat desa (MMD) yaitu Pemdes Bungin Campang, BPD, Babinsa, PKK, kader posyandu, perwakilan warga desa, tokoh masyarakat dan anggota puskesmas Kecamatan Simpang. (23/06/2022)

Dengan adanya kegiatan MMD tentang kesehatan serta sosialisasi kepada masyarakat dapat menekan persoalan tentang kesehatan yang terjadi di Desa Bungin Campang khususnya.

Kapuskes Simpang Imelda oktasia, SKM menjelaskan pihaknya terlebih dahulu telah melaksanakan survei dengan cara menyebar kuisioner kepada setiap kader posyandu sebagai perwakilan masyarakat.

Baca Juga  Enos Tanggapi Usulan Pansus Dalam LKPJ 2021

“Hasil survei tersebut di temukan salah satu persoalan kesehatan yang di alami oleh masyarakat Desa Bungin Campang yaitu, tidak memiliki asuransi kesehatan, balita gizi kurang, PUS tidak menggunakan KB, anggota keluarga sakit hipertensi, keluarga tidak punya akses jamban sehat, air limbah RT di buang terbuka, anggota keluarga merokok, keluarga tidak melakukan PSN, anggota keluarga/lansia tidak rutin ke posyandu lansia, keluarga belum mempunyai toga, dari hasil survei salah satu persoalan kesehatan tinggi yang terjadi di Desa Bungin Campang adalah masalah air limbah RT (rumah tangga) yang di buang terbuka dan kami berharap kedepan bisa menganggarkan dari dana desa yang di perolehnya untuk bidang kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga  Milad Ke 44 Tahun, H. Lanosin, S.T., Santuni Anak Yatim Piatu

Hendri selaku Kepala Desa Bungin Campang berkata, “Dengan adanya kegiatan ini dapat menyerap aspirasi masyarakat terkait kondisi dan layanan masyarakat yang cepat dan tepat, demi terciptanya generasi yang sehat khusus nya di Desa Bungin Campang,”

“Berharap kepada pemerintah pusat dukungan penuh dan membantu permasalah yang ada di desa kami,” lanjutnya.

Pos terkait